Kewenangan dan Tanggung Jawab ruang Lingkup IT Governance
Peran IT balanced scorecard dalam IT governance
Oleh BJ
Sumber: IT Governance Institute (www.itgi.org) 03 Agustus 2007
Yang menjadi lingkup dari IT governance (domain) adalah:
- Performance measurement
- Strategic alignment
- Value delivery
- Risk management
- Resource management
Pengukuran kinerja IT merupakan pusat perhatian dari executive bisnis dan IT dalam menunjukkan efektivitas dan nilai tambah bisnis dengan menggunakan IT. Pengukuran tradisional seperti return on investment (ROI) hanya menangkap project dan system IT secara financial saja. Dan hanya merefleksikan terbatas pada nilai (tangible) yang dapat di-deliver oleh IT. Dengan sempurna IT balanced scorecard (BSC) menjadi metode yang dapat meng-evaluasi nilai tangible dan intangible di dalam corporate. Hal ini dapat berperan dan mempengaruhi system management yang mampu menggabungkan IT dan bisnis, dan juga secara efektif IT management dapat mengkomunikasikan dan melaporkannya pada jajaran Board dan executive management tentang nilai bisnis dari IT. Dalam prakteknya penggabungan ini menghasilkan management portfolio IT yang bagus, dimana membantu pencapaian berbagai project dengan optimal, menjadi landasan dasar yang kuat dalam keseimbangan IT governance di dalam organisasi.
Pentingnya governance dalam manajemen kinerja IT
Investasi IT yang terus berkembang meluas, dan manager bisnis sering khawatir bahwa investasi IT mungkin melonjak tinggi tidak terkira. Pada saat yang sama aplikasi-aplikasi terus meningkat menjadi biaya dari keseluruhan IT departemen, tanpa menunjukkan nilai yang dihasilkannya. Fenomena ini disebut ‘IT black hole’: jumlah yang keluar sangat besar tetapi tidak ada manfaatnya.
Mendapatkan nilai bisnis dari IT dan mengukur manfaatnya termasuk dalam ruang lingkup governance yang penting.
Ada tanggung jawab dari bisnis dan IT yang harus diambil untuk biaya dan manfaat tangible dan intangible kedalam account. Dengan cara ini kinerja IT yang bagus dapat diambil oleh management yang harus mampu memanfaatkan bisnis dan IT secara bersamaan. Dipahami bahwa IT berkontribusi dalam mencapai tujuan bisnis, baik yang sudah lewat maupun masa yang akan datang. Atau dengan kata lain, pengukuran dan pengaturan kinerja IT harus menjawab beberapa pertanyaan berikut ini:
- Bila saya menanam modal untuk IT, apa yang akan saya dapatkan?
- Bagaimana keunggulan IT saya terhadap pesaing?
- Apakah yang saya dapatkan dari IT dapat menjanjikan?
- Bagaimana saya belajar dari kinerja yang lalu dengan rasa optimis terhadap organisasi?
- Apakah penerapan IT strategi sejalan dengan bisnis strategi?
Catatan:
Governace = tata kelola (pengelolaan)